Kamis, Juni 07, 2012
SEMANGAT GOTONG ROYONG
PNPM Tepis Melemahnya Gotong Royong Masyarakat
Semangat
gotong royong yang dijalankan nenek moyang kita dahulu, kini semakin
memudar. Sikap empati dan solidaritas sesama terkadang sudah
terkontaminasi dengan berbagai label yang dijalani masyarakat saat ini.
Dengan dalih kesibukan dan multi komplek dinamika kehidupan, menjadikan
presenden kita melihat rasa kebersamaan dalam bergotong royong pupus
sudah pada generasi saat ini.
Semangat
mengisi kemerdekaan yang dikobarkan para pejuang NKRI seakan tinggal
siul dan nyanyian klasik yang jarang kita dengar lantunannya dalam dunia
nyata. Bagaikan fatamorgana yang hanya sebagai lipstik dalam dataran
teori keilmuan belaka.
Namun
kita masih punya harapan besar tentang tumbuh berkembangnya semangat
gotong royong tersebut lewat program PNPM Mandiri Perdesaan. Program
yang dijalankan pemerintah ini cukup berperan dalam menumbuh kembangkan
semangat nasionalisme dan kebersamaan masyarakat.
Dalam
rentetan kegiatan yang diusung itu, PNPM selalu memposisikan masyarakat
sebagai subyek dan obyek langsung sasaran prgram. Contohnya dalam
penentuan sebuah usulan, masyarakat dituntut pro aktif sejak dari
penggalian gagasan di tingkat RT, RW, Dusun, Desa hingga tingkat
kecamatan. Selain itu, dalam pelaksanaan kegiatan, masyarakat juga
terlibat langsung. Mereka dituntut untuk merencanakan, mengelola,
melaksanakan hasil-hasil kegiatan secara bersama.
Inilah
nilai-nilai semangat pemberdayaan dan gotong royong yang ditumbuh
kembangkan program pengentasan kemiskinan yang satu ini. Meski diakui
disana sini masih banyak kekurangannya, setidaknya, menurut hemat
penulis, program ini satu langkah lebih maju dalam memberdayakan
masyarakat menuju keutuhan semangat gotong royong.
Sumber : Sini
0 komentar :
Posting Komentar